MTZ Sesalkan Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Jahit di Sudin PPKUKM Jakarta Timur

MTZ Sesalkan Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Jahit di Sudin PPKUKM Jakarta Timur

Jakarta – Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli (MTZ), menyesalkan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin jahit di lingkungan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur. Menurutnya, praktik korupsi di sektor pelayanan dan pemberdayaan masyarakat sangat mencederai kepercayaan publik.

MTZ menegaskan bahwa program bantuan dan pemberdayaan UMKM seharusnya menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan warga, bukan justru dijadikan celah untuk melakukan penyimpangan anggaran. Ia menyebut dugaan korupsi tersebut sangat memprihatinkan karena menyangkut kebutuhan masyarakat kecil yang sedang berupaya bangkit secara ekonomi.

“Program UMKM itu tujuannya membantu masyarakat agar mandiri dan produktif. Kalau sampai ada dugaan korupsi dalam pengadaan sarana penunjangnya, tentu sangat disayangkan dan melukai rasa keadilan masyarakat,” ujar MTZ, Rabu (20/5/2026).

MTZ yang juga Anggota Komisi B meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut secara tuntas dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Menurutnya, siapapun yang terbukti terlibat harus bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

MTZ menambahkan, kasus tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, khususnya pada program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia mendorong penguatan pengawasan internal agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kami di DPRD tentu mendukung langkah penegakan hukum dan berharap ada pembenahan sistem secara serius. Pengawasan harus diperkuat agar anggaran rakyat benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tutup Ketua MPW PKS DKI Jakarta ini.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *