MTZ Menyayangkan Kasus Pelecehan di TransJakarta, Desak Pelaku Ditindak Tegas dan Korban Dilindungi

MTZ Menyayangkan Kasus Pelecehan di TransJakarta, Desak Pelaku Ditindak Tegas dan Korban Dilindungi

Jakarta — Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli atau MTZ, menyayangkan terjadinya dugaan pelecehan seksual di layanan TransJakarta jalur layang. Ia menilai peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan layanan transportasi publik.

MTZ mendesak TransJakarta menangani kasus tersebut secara cepat, tegas, transparan, dan sepenuhnya berpihak kepada korban.

“Pelaku harus ditindak tegas sesuai hukum. Korban wajib dilindungi, didampingi, dan dipulihkan. Tingkatkan pengawasan di dalam bus,” tegas MTZ pada Kamis (23/7/2026).

MTZ juga meminta TransJakarta meningkatkan pengawasan melalui pemasangan dan optimalisasi CCTV di dalam bus. Rekaman kamera harus dipantau, dipastikan berfungsi dengan baik, serta dapat segera diamankan ketika terjadi tindak kekerasan atau pelecehan.

“CCTV dan tombol darurat di dalam bus bukan sekadar pelengkap. Perangkat tersebut harus menjadi bagian penting dalam pencegahan, pengawasan, dan pembuktian apabila terjadi pelecehan atau tindak kriminal,” ujar MTZ yang juga Anggota Komisi B.

Selain itu, MTZ mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di dalam armada, halte, jalur penghubung, dan kawasan transit. Keberadaan tombol darurat di dalam bus, penerangan, petugas keamanan, serta kanal pengaduan yang cepat dan mudah diakses harus terus diperkuat.

“Seluruh armada dan fasilitas TransJakarta harus menjadi ruang aman, terutama bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan. Jangan menunggu kasus serupa kembali terjadi baru melakukan perbaikan,” katanya.

MTZ menegaskan, tidak boleh ada pembiaran, perdamaian paksa, penyebaran identitas korban, maupun penyelesaian kasus yang semata-mata bertujuan menjaga citra perusahaan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *