GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan ajang balap mobil bertenaga listrik Formula E bakal digelar pertengahan tahun depan. Sebelumnya, acara internasional itu harusnya digelar pada tahun lalu. Namun, hal itu urung dilakukan karena Covid-19 mewabah di Jakarta.

Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli mengungkapkan pencanangan target yang dituangkan dalam Instruksi Gubernur No 49 tahun 2021 itu sah-sah saja. Di samping itu, pelaksanaan Formula E merupakan salah satu dari sekian banyak janji kampanye yang coba tetap diupayakan agar bisa dituntaskan oleh Anies.

Namun demikian, Formula E bukan prioritas pertama yang semaksimal mungkin dituntaskan oleh Anies. Di atas Formula E, menurut Taufik, masih ada banyak program lainnya yang memiliki urgensi lebih penting dan sudah diupayakan bisa berjalan meskipun ada pandemi covid-19.

Contohnya adalah serangkaian pembebasan lahan untuk normalisasi Kai Ciliwung yang ditargetkan selesai akhir tahun ini sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir. Kemudian, program penataan polder, waduk, dan sungai untuk pengendalian banjir sekaligus menjadi sumber air baku bagi penyediaan air bersih di Jakarta yang juga ditargetkan selesai akhir tahun ini. Seluruh program prioritas ini juga tertuang dalam Ingub 49/2021.

“Jadi prioritas dari Gubernur Anies sudah terukurlah. Saya tidak melihat bahwa Formula E menjadi prioritas pertama, tapi ada hal-hal lain yang lebih menyentuh kebutuhan warga Jakarta, lebih diprioritaskan,” ungkapnya saat dihubungi Media Indonesia, Senin (9/8).

Di sisi lain, ia optimistis bahwa wabah covid-19 di Jakarta sudah berhasil ditanggulangi tahun depan sehingga balap mobil tersebut bisa dilakukan. Hanya saja, untuk melakukan acara besar itu masih memerlukan pembahasan bersama DPRD DKI.

“Akan dibicarakan di rapat-rapat anggaran antara Pemda dengan dewan. Saya optimis kurva pandemi di Jakarta bisa melandai. Jadi pasang target optimistik itu oke-oke saja,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here