MTZ Dukung Transportasi Kepulauan Seribu Dikelola Transjakarta Layanan Harus Lebih Baik, Tarif Lebih Terjangkau

MTZ Dukung Transportasi Kepulauan Seribu Dikelola Transjakarta: Layanan Harus Lebih Baik, Tarif Lebih Terjangkau

Jakarta – Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Drs. H. M. Taufik Zoelkifli, M.M. atau MTZ, menyambut positif rencana pengalihan pengelolaan transportasi Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta kepada PT Transjakarta.
Menurut MTZ, Transjakarta memiliki pengalaman dan manajemen transportasi publik yang relatif baik sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat Kepulauan Seribu.

“Kalau pengelolaan oleh Transjakarta bisa membuat pelayanan lebih aman, nyaman, teratur dan terintegrasi, tentu kita dukung. Warga Kepulauan Seribu berhak mendapatkan pelayanan transportasi terbaik sebagaimana warga Jakarta lainnya,” ujar MTZ pada Rabu (12/8/2026).

MTZ menekankan agar proses peralihan dilakukan secara inklusif dan merangkul semua pihak, khususnya Dishub DKI, petugas dan awak kapal, Pemkab Kepulauan Seribu, operator lokal serta masyarakat.

“Jangan dipahami sebagai siapa mengambil alih siapa. Pengalaman Dishub dalam transportasi laut tetap sangat penting, kemudian dipadukan dengan kekuatan manajemen Transjakarta. Semangatnya harus kolaborasi,” kata Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu.

Selain kualitas pelayanan, MTZ menilai persoalan tarif harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, pengelolaan oleh Transjakarta semestinya membuka ruang pemberian subsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) agar ongkos perjalanan warga Kepulauan Seribu menjadi lebih terjangkau.

“Kalau sudah dikelola Transjakarta, jangan sampai tarifnya sama saja seperti sebelumnya. Harus ada nilai tambah yang dirasakan masyarakat. Pemerintah bisa mengoptimalkan PSO agar tarif lebih murah dan terjangkau, terutama bagi warga yang setiap hari membutuhkan transportasi laut untuk bekerja, sekolah, berobat dan aktivitas lainnya,” tegas MTZ.

MTZ juga mengingatkan bahwa transportasi laut memiliki karakter berbeda dengan transportasi darat. Karena itu, keselamatan pelayaran, kelayakan armada, kompetensi awak, kondisi cuaca dan kesiapan dermaga harus tetap menjadi prioritas utama.
Ia berharap pengelolaan Transjakarta nantinya juga mampu menciptakan integrasi perjalanan dari pulau hingga jaringan transportasi daratan Jakarta.

“Ukuran keberhasilannya bukan sekadar pergantian pengelola, tetapi apakah warga Kepulauan Seribu mendapatkan transportasi yang lebih aman, mudah, nyaman, terintegrasi dan lebih terjangkau,” pungkas MTZ.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *