Anggota DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli ikut menyoroti kasus  penyiraman air keras yang dialami siswa SMK, Muhammad Abidzar (16) di Jalan Pisangan Lama III, Pulogadung, Jakarta Timur.

Sebagai legislator dari dapil tersebut, Taufik sudah menghubungi kapolsek dan camat setempat terkait kasus tersebut.

“Secara umum ini adalah kenakalan dan kejahatan anak muda di Jakarta yang ironisnya dilakukan oleh sekelompok pelajar sekolah menengah ke pelajar lainnya,” kata Taufik saat dihubungi, Jumat (11/8/2023).

Berkaca dari kasus ini, Taufik menilai perlu adanya aturan yang melindungi masyarakat dan terutama keluarga dari masalah sosial.

“Salah satu yang sudah kami usulkan adalah Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga atau Ketahanan Masyarakat atau yang semacamnya,” ujarnya.

Dia berharap, nantinya ada aturan mengenai program pendidikan luar sekolah formal yang harus diadakan di keluarga dan masyarakat.

“Jadi pemerintah, masyarakat dan keluarga sama-sama bergandengan tangan mendidik generasi muda bangsa ini,” kata dia.

Sebab, berkaca dari kasus yang dialami Abidzar, politisi PKS itu menyayangkan sikap para pelaku yang tak mencerminkan seorang terpelajar.

“Pendidikan di sekolah mereka ternyata belum sampai diresapi sampai tingkat motorik atau kenyataan di lapangannya.

Apakah memang sudah tidak diajarkan lagi pendidikan budi pekerti dan agama di sekolah? Atau sebenarnya sudah ada tapi tidak efektif untuk mengubah tingkat laku anak didik?,” ujar Taufik.

Taufik pun meminta pihak keluarga berperan penting untuk membentuk karakter anak-anak mereka melalui pendidikan agama dan moral.

“Sebelum pihak sekolah, tentunya pihak orang-tua bertanggung-jawab pula atas perilaku anaknya.

Di masa ekonomi sulit ini saya berharap betul bahwa ortu tetap menomorsatukan pendidikan agama yang benar bagi anak-anaknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here