Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli mengungkapkan kekecewaannya atas kehebohan polemik Jakarta International Stadium (JIS).

Diketahui, beberapa hari terakhir kondisi JIS menjadi sorotan karena dianggap lapangan yang dibangun era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu tak layak untuk menggelar Piala Dunia U-17 sehingga perlu direnovasi.

Hal itu terjadi setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengecek fasilitas di JIS.

Salah satu evaluasi yang bakal dilakukan di JIS yakni soal rumput JIS saat ini dianggap belum memenuhi standar FIFA.

Belum lagi mengenai sarana dan prasarana lain, seperti penambahan akses masuk dan keluar stadion hingga kantong parkir.

Untuk penggantian rumput di JIS sendiri diperkirakan mencapai Rp 6 miliar.

Zoelkifli pun menilai jika memang JIS dianggap tidak layak untuk menggelar Piala Dunia U-17 2023, pemerintah lebih baik menggunakan stadion lain yang ada di Indonesia ketimbang membuang biaya besar hanya untuk renovasi.

“Kalau JIS gak layak pakai untuk Pildun U-17 ya udah gak usah dipakai. Masih banyak stadion lain.

Jadi JIS gak usah diganti rumputnya. Kan bisa jauh lebih hemat,” kata Taufik dalam cuitan twitternya, Sabtu (8/7/2023).

“Ini kok malah gembar-gembor ke seluruh dunia bahwa JIS gak standar FIFA dan harus direnovasi?!,” lanjut cuitan Taufik.

Saat dikonfirmasi atas cuitannya itu, Taufik menyebut apa yang disampaikannya itu merupakan salah satu solusi tanpa harus menyakiti hati pihak yang selama beberapa tahun terakhir telah bekerja keras membangun stadion megah tersebut.

“Saya lihat itu adalah solusi yg lebih murah dan tidak menyakitkan hati.

JIS gak usah dipakai jadi ajang Pildun U-17.

Kan banyak stadion lain? Jadi lebih murah dan gak perlu memikirkan bagian mana dari JIS yang mau dirombak,” ujarnya, Minggu (9/7/2023).

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, M Taufik Zoelkifli saat rapat kerja dengan manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol, Rabu (21/6/2023).
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, M Taufik Zoelkifli saat rapat kerja dengan manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol, Rabu (21/6/2023). (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu berpendapat, jika rumput di JIS diganti, bukan hanya membuang anggaran namun juga sama-sama merusak JIS.

“Proyek penggantian rumput JIS gak perlu dilakukan.

Kalau rumput hybrid di JIS diganti, itu sama saja dengan merusak JIS. Sayang sekali,” paparnya.

Pekerja Sedih

Taufik menuturkan, dirinya sudah mendengarkan curhat dari orang-orang yang bekerja dalam pembangunan JIS setelah PSSI dan pemerintah pusat berencana merenovasi stadion tersebut.

“Saya sudah bicara dengan para putra bangsa, perencana JIS dan orang-orang teknis lapangan yang bekerja 5 tahun terakhir ini di JIS.

Mereka merasa sedih dan kecewa kerja kerasnya selama ini tidak diapresiasi, malah mau di acak-acak,” papar Taufik.

Karenanya, ia tak masalah jika JIS tak dijadikan venue Piala Dunia U-17 ketimbang  ada harga mahal yang harus dibayar yakni ‘dirusaknya’ stadion kebanggan Anies Baswedan itu.

“Sudah, biarkan saja JIS seperti apa adanya sekarang. Gak usah dijadikan ajang Pildun U-17.

Mudah-mudahan pemerintahan yang akan datang bisa lebih mengapresiasi JIS dan mengapresiasi karya-karya putra bangsa lainnya, tanpa terkungkung oleh SARA dan politik,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here