Manuver Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang menuding Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai pembohong memantik reaksi. Barisan elite parpol pendukung Anies membalas menyerang Giring.

Sekretaris Fraksi PKS di DPRD DKI Muhammad Taufik Zoelkifli menyarankan agar elite PSI hati-hati mengeluarkan data yang tidak membohongi rakyat. Menurut dia, pernyataan Giring dalam videonya yang menyerang Anies dengan menyertakan data Formula E yang keliru.

“PSI jangan membohongi rakyat dong. Data-data Formula E yang disebarkan ke publik sebagian besar tidak benar. Itu adalah penyesatan informasi dan kebohongan yang nyata,” kata MTZ, sapaan akrabnya kepada VIVA, Kamis, 23 September 2021.

Dia menekankan bicara Formula E maka mesti dilihat secara objektif. Menurutnya, rencana Anies tetap menyelenggarakan balapan mobil listrik tersebut di Monas Jakarta pada Juni tahun depan sudah tepat.

MTZ bilang hajatan Formula E akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi terutama bagi Ibu Kota. Selain itu, menurutnya mobil listrik juga sebagai ajang kampanye energi terbarukan. Ia yakin mobil listrik adalah masa depan dunia.

“Kalau kita pelajari dengan baik ajang Formula E, maka didapat kesimpulan justru ketika pandemi seperti ini terjadi peningkatan minat terhadap Formula E. Karena menghubungkan antara pertumbuhan ekonomi, kesehatan manusia dan energi terbarukan yang ramah lingkungan,” jelas Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah DPW PKS DKI Jakarta tersebut.

Pun, dari informasi yang diperolehnya, ajang Formula E nanti akan dilakukan dalam 3 musim atau 3 tahun. Kemudian, bisa diperpanjang 2 musim lagi jika diinginkan.

“Biaya yang dikeluarkan tidak sebombastis yang di-posting para pengamat di medsos. Bahkan berikutnya, biaya penyelenggaraan Formula E tidak lagi diambil dari APBD tapi dari luar itu atas usaha Jakpro. Ini bisa berarti dari sponsor dan dari usaha Jakpro lainnya,” kata MTZ.

Sebelumnya, Plt Ketum PSI, Giring Ganesha jadi perhatian setelah pernyataannya yang menuding Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai pembohong. Menurut Giring, Anies hanya pura-pura peduli kepada rakyat yang menderita di tengah pandemi.

Dia pun tak rela bila Anies memimpin Indonesia berdasarkan hasil Pilpres 2024. Kata Giring, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong seperti Anies.

“Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat, sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” kata Giring dalam keterangannya yang dikutip pada Selasa, 21 September 2021

Giring menyindir Anies yang punya ego pribadi dengan memaksakan Formula E di Jakarta pada tahun depan. Menurutnya, DKI memiliki APBD besar tapi dipakai Anies untuk kepentingan ego pribadi demi 2024.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here