Penyelenggaran Kompetisi sebesar Formula E akan memberikan dampak ekonomi yang positif di Jakarta. Hal itu karena perekonomian diprediksi bakal berputar selama gelaran.

Demikian yang disampaikan Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli saat berbincang denganĀ Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (12/8).

“Pariwisata hidup dengan masuknya turis penonton dari mancanegara yang akan menginap di hotel-hotel Jakarta,” katanya pada Kamis (12/8).

Selain itu, Resto dan kuliner UMKM akan bergeliat kembali. Termasuk kegiatan perdagangan, transportasi, komunikasi dan lain-lain.

“Kepercayaan dunia bahwa Jakarta adalah tempat yang aman untuk berkegiatan juga diharapkan akan tumbuh kembali,” sambung pria yang akrab disapa MTZ itu.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, kajian tersebut telah dibuat oleh perusahaan riset pasar dan perusahaan kelas dunia SMG Insight dan PT JakPro yang mewakili Pemprov DKI.

“Semoga usaha dan ikhtiar kita semua, Pemerintah Daerah, DPRD, pengusaha dan masyarakat bisa membuahkan hasil yang maksimal,” tuturnya.

“Bisa bangkit dari keterpurukan menuju kebangkitan ekonomi Jakarta yang juga akan berdampak pada kemajuan ekonomi Indonesia, negara kita tercinta,” demikian Muhammad Taufik Zoelkifli.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimis balap mobil listrik itu bakal tetap digelar di Ibu Kota pada bulan Juni 2022 mendatang.

Hal tersebut tertuang dalam instruksi Gubernur nomor 49 tahun 2021 tentang penyelesaian isu prioritas daerah tahun 2021-2022 yang diteken pada 4 Agustus kemarin.

Setidaknya ada 28 isu prioritas yang diminta Anies untuk dituntaskan tahun ini dan 2022. Salah satunya ajang Formula E yang diselenggarakan pada Juni tahun 2022.

Sumber : rmoldkijakarta.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here