Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli menyebut pihaknya mendukung gelaran Formula E berlanjut pada tahun ini. Rencananya, balapan digelar selama 2 hari pada tanggal 3 dan 4 Januari.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sebelumnya sudah memberi lampu hijau kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menjalankan Formula E sesuai kontrak hingga 2024.
“Saya mendukung penuh diselenggarakannya lagi Formula E di Jakarta. Saya akan mendorong PJ Gubernur dan juga PT Jakpro untuk hal itu,” kata Taufik dalam pesan singkat, Senin, 9 Januari.
Taufik berujar Formula E tak bisa begitu saja dihentikan. Sebab, Jakpro selaku BUMD penyelenggara Formula E telah ditugaskan oleh Anies, saat masih menjabat Gubernur DKI, untuk meneken kontrak penyelenggaraan tiga tahun, dengan tahun 2023 dan 2024 menggunakan skema business to business (B2B).
“Sangat tidak bagus bagi Jakpro kalau kemudian membatalkan kontrak,” ujarnya.
Pada akhir tahun 2022, Jakpro telah memaparkan laporan keuangan penyelenggaraan Formula E dengan hasil laba Rp6 miliar. Namun, laporan tersebut tak menyertakan pengeluaran anggaran commitment fee Rp560 miliar.
Setidaknya, dengan kelanjutan Formula E pada dua tahun ke depan, Taufik yakin ajang balap internasional ini bisa mendulang pendapatan lebih.
“Dengan menyelenggarakan Formula E 3 kali sampai 2024, kita akan mendapat keuntungan finansial. Selain keuntungan perputaran ekonomi makro yang sudah dihitung INDEF dan meningkatnya citra kota kita dan bangsa kita sebagai kota negara yang mampu menyelenggarakan event dunia dengan baik,” urai Taufik.
Sebagai informasi, Formula E Operation (FEO) selaku pemegang lisensi Formula E telah memasukkan jadwal penyelenggaraan di Jakarta pada tanggal 3 dan 4 Juni 2023 dalam kalender balapannya.
“2023 masuk kalender race FEO yang diumumkan resmi melalui webnya. Perhelatan diselenggarakan selama 2 hari, tentatif, 3 dan 4 Juni,” kata VP Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo Syachrial Syarif dalam pesan singkat, Jumat, 6 Januari.
Syachrial berujar, Jakpro selaku BUMD penyelenggara Formula E akan masih berkoordinasi intensif dengan FEO selaku pemegang lisensi Formula E mengenai persiapan tim yang akan bertugas dalam perhelatan balap mobil listrik ini.
Selain itu, format acara dan konsep balapan Jakarta E-Prix itu masih dalam tahap penggodokan. Begitu juga dengan calon-calon sponsor yang akan berpartisipasi dalam balapan tahun ini.
“Jakpro kembali mengharapkan dukungan seluruh pihak agar perhelatan net zero race dengan campaign sustainability yang mendunia ini dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Syachrial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here